Hmm… Segar Dan Gurihnya Soto Kudus

SEMARANG, KOMPAS.com – Siapa tak kenal dengan Soto Kudus? Bisa dibilang soto dengan ciri khas menggunakan mangkuk ukuran mini dengan isian daging ayam, kecambah serta taburan bawang putih goreng ini sudah sangat akrab di lidah orang Indonesia.

Melirik besarnya pangsa penggemar Soto Kudus membuat Jalal Aflah tergoda untuk merambah bisnis kuliner Soto Kudus.

Dengan brand soto Wong Kudus, mantan pemain bola Persita Tangerang tersebut sudah memiliki lebih dari 50 cabang yang tersebar di sebagian daerah di Indonesia. Salah satu outletnya di Semarang, Jawa Tengah.

(BACA: Bingung Sarapan Apa di Kudus? Cobalah Lentog Tanjung)

Genius Jalal yang merupakan penerus generasi kedua soto Wong Kudus mengatakan kedai soto Wong Kudus pertama kali buka pada 2009 di Cikopo Tangerang, Banten.

Ayahnya merupakan perintisnya. Dia sebetulnya merupakan orang asli Kudus yang kemudian hijrah ke Tangerang saat masih aktif bermain bola dan memperkuat Persita Tangerang.

Setelah gantung sepatu ayahnya sempat bekerja di sebuah instansi pemerintah setempat.

Namun tak berapa lama beliau memutuskan untuk keluar dan banting stir berjualan soto.

TRIBUN JATENG/AJI KUSUMA ADMAJA Gerai Wong Kudus di Semarang, Jateng.

“Dulu pertama kali bapak buka itu masih berupa bambu alias gedek gitu dengan ciri khas ada gantungan bola di ruangan dan juga foto foto mobil rally yang juga jadi hobi bapak,” kenangnya.

Melihat respon yang positif dari para penggemar soto di Tangerang, Wong Kudus pun mulai melebarkan sayap.

Setelah membuka dua cabang di Tangerang, Wong Kudus kemudian menambah gerai baru dari Jakarta, Kudus, Sidoarjo hingga ke Pekanbaru.

“Semarang ini merupakan outlet cabang yang ke-50, sebelumnya di kawasan Jateng sudah ada Kudus juga,” terangnya.

Ia menyebut di Semarang, Soto Kudus merupakan makanan yang bisa ditemukan di banyak tempat, tetapi di Wong Kudus penikmat soto bisa merasakan citarasa otentik soto yang semua bahan mulai dari bahan hingga kecapnya didatangkan langsung dari Kudus.

“Kami sangat menjaga citarasa sebagai soto khas Kudus makanya semua bahan kami datangkan langsung dari Kudus mulai bahan soto, ayam juga ayam kampung dari Kudus. Kecap bahkan sampai sirup juga dari Kudus. Semua untuk memberi kepuasan bagi para penggemar Soto Kudus yang otentik,” ucapnya.

TRIBUN JATENG/AJI KUSUMA ADMAJA Gerai Wong Kudus di Semarang, Jateng.

Selain Soto Kudus, di kedai Wong Kudus juga menyediakan menu lain yakni Garang Asem yang juga merupakan kuliner khas kota kretek tersebut.

Kedai yang terletak di komplek Pujasera, Jalan Kyai Saleh tersebut menyediakan menu dengan harga yang sangat terjangkau bagi kantong orang semarang.

“Untuk makanan soto dan Garang Asem mulai dari Rp 9.000 – Rp 21.000 sedangkan untuk minumannya mulai dari Rp 4.000,” jelasnya.

Bagi yang ingin mencicip nikmatnya soto khas Kudus di kedai Wong Kudus, buka mulai dari pukul 08.00-18.00. (Tribun Jateng)
Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/27/210500827/hmm.segar.dan.gurihnya.soto.kudus

Leave a Reply