Celerio Jadi Model Transisi Buat Suzuki Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – Produk impor dari Thailand, Suzuki Celerio, semakin terpuruk penjualannya di dalam negeri. Mulai Januari hingga Oktober pada tahun ini cuma 24 unit yang laku menurut data wholesales Gaikindo. Hal yang mengejutkan dari hasil itu, nampaknya tidak bikin Suzuki Indomobil Sales (SIS) khawatir.

“Strategi kami mengeluarkan Celerio sebagai jembatan untuk 2017 karena kami punya rencana meluncurkan produk baru,” ucap Susanto Winarto, Suzuki 4W National Sales SIS, di Jakarta, Sabtu (19/11/2016), menjelaskan situasi Celerio.

Susanto menerangkan, Celerio datang seiring dihentikannya penjualan Splash di Indonesia. Negara pemasok Splash, India, memutuskan tidak lagi memproduksi city car bermesin 1.2L itu. Otomatis kiriman ke Indonesia pun berhenti.

“Jadi kan dulu kami punya Splash, dari pihak India memang tidak melanjutkan, tapi ada produk baru buat 2017. Supaya tidak kosong kami meletakan Celerio di sana,” ujar Susanto.

Rekaman wholesales Celerio dimulai pada Mei 2015. Sejak saat itu hingga akhir tahun yang sama penjualannya mencapai 517 unit, jauh lebih bagus ketimbang pencapaiannya sejauh tahun ini.

Celerio menggunakan mesin 1.0L. Sorotan buat Celerio yaitu model dengan mesin terkecil Suzuki yang memakai continuously variable transmission (CVT). Celerio merupakan model kedua Suzuki dengan CVT, sebelumnya sudah ada Swift Sport 1.6L. 

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/22/090200315/celerio.jadi.model.transisi.buat.suzuki.indonesia

Leave a Reply