Ahsan/Berry Tak Mau Ulangi Kesalahan

PARIS, Kompas.com –  Di turnamen kedua mereka sebagai pasangan,  Mohammad Ahsan/Berry Angriawan mengaku mulai saling memahami pola permainan di lapangan dengan menaklukkan lawan dari Malaysia, Yew Sin Ong/Ee Yi Teo 21-17 dan 21-17.

Pekan lalu di Denmark Open Super Series Premier 2016, Ahsan/Berry kalah di babak pertama, dari pasangan Choi Solgyu/Kim Gi Jung, Korea. Mereka kalah dua game langsung 21-23 dan 12-21.

“Kami sudah lebih baik mainnya dari kemarin. Sudah tahu bagaimana mencari solusi untuk mendapatkan poin,” kata Berry.

“Perbaikan dilakukan oleh kami berdua, bukan hanya Berry tapi juga saya. Kami bisa main lebih tenang dan mengatur irama. Tidak terlalu terburu-buru, belajar dari pengalaman kemarin,” ungkap Ahsan.

Di babak dua, Ahsan/Berry akan berhadapan dengan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, Denmark. Pasangan Denmark tersebut  bisa melewati lawannya di babak pertama, yaitu Joshua Magee/Sam Magee dari Irlandia 21-15, 21-12.

“Lawan besok sudah bagus. Mereka pukulannya bagus, posturnya juga tinggi. Kami sebisa mungkin harus lebih siap dan ingin menerapkan pola permainan kami,” tambah Ahsan.

Sayangnya kemenangan Ahsan/Berry tak bisa diraih oleh dua wakil Indonesia lainnya. Ganda campuran, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dihentikan pemain campuran Skotlandia dan Inggris, Adam Hall/Lauren Smith. Skor 20-22 dan 16-21 menjadi akhir perjalanan Alfian/Annisa di Perancis.

Sedangkan pasangan ganda putri, Tiara Rosalia Nuridah/Rizki Amelia Pradipta ditaklukkan unggulan lima asal Tiongkok, Luo Ying/Luo Yu, 13-21 dan 11-21.

“Lawan mereka sebenarnya nggak bisa mengandalkan teknik saja. Tetapi juga kekuatan dan ketahanan di lapangan. Kami sudah berusaha yang terbaik, tapi ternyata belum berhasil. Kebanyakan bola-bola lawan nggak cocok dengan tipe kami. Jadinya cukup susah buat diatasi,” jelas Tiara.

Sumber:

http://olahraga.kompas.com/read/2016/10/26/22534981/ahsan.berry.tak.mau.ulangi.kesalahan.

Leave a Reply